Langsung ke konten utama

sayonara Kanashibari cerpen

“aku ngak tau karna hari ini hari sabtu” kata Mayuyu “ah…” desah Yukirin pelan “emangnya kita akan buat pentas untuk ultah sekolah?” Tanya Mayuyu “tentu saja dengan semua bahan bahan INI!” kata Yukirin sambil mendesah “kau keberatan ya?” Tanya Mayuyu “ah bisa dibilang begitu” jawab Yukirin. Seorang gadis berlari menuju ke luar gerbang sekolah “eh? Kenapa dia pulang lebih cepat dan diam diam?” Tanya Mayuyu sambil memandang gadis yang sudah hilang dari lingkungan sekolah “entahlah memang kan kebiasaannya gitu” “eh?” “kau ngak tau ya mayuyu chan kalau dia emang pergi selalu ngak bilang bilang entah apa sebabnnya” ucap Yukirin “Mayuyu chan! Yukirin! Ayo cepat!” teriak  Haruka “ha – ha - hai!” kata kedua gadis itu sambil berlari.
‘aku tak suka dengan kata Sayonara, karna setiap kali seseorang mengatakan itu kepadaku maka aku tak akan bisa bergerak  dan lumpuh seketika serta orang itu akan pergi dariku selamanya’ Natsuki menjelajahi jalan di kota Aichi yang masih ramai. “baru jam 3 siang” gumamnya sambil melihat ke atas langit. Dia lalu mendesah pelan sambil melanjutkan langkahnya. “aku pulang” katanya sambil membuka pintu rumahnya, tak ada yang menjawab salamnya. Tinggal seorang diri memang sangat mengesalkan. “sayonara Natsuki” kata Ayahnya sambil melambaikan tangannya Natsuki yang waktu itu berumur 10 tahun ingin membalas lambaian tangan ayahnya namun dia tak bisa bergerak dari situ mengangkat tangannya pun tak bisa dia  membeku sesaat. Saat mobil ayahnya  baru berjalan 30 meter dari tempat itu tiba tiba sebuah mobil yang melaju kencang menabraknya dan membuat Ayah Natsuki meninggal ditempat. Dia ingin menangis dan berlari kearah sana namun tak bisa, kaki kecilnya tak bisa bergerak. Natsuki mengambil handphone  miliknya “moshi moshi” katanya “Natsuki chan! Kenapa kau tak ada di sekolah?! Kau pulang?” Tanya Rina “aku duluan maaf” katanya lalu menutup layar Handphonenya.  “okazawa mau pergi kemana?” Tanya Natsuki sambil memegang  pakaian ibunya “okazawa mau pergi ke Amerika sebentar” kata ibunya “nanti okazawa membawakan oleh oleh ya buat Natsuki!” teriak Natsuki ketika ibunya sudah ada di atas kapal “Sayonara Darling!” kata ibunya sambil melambaikan tangan. Natsuki kecil membeku lagi badannya seketika lumpuh untuk digerakan DER! Kapal itu meledak dan menewaskan ibunya “OKAZAWA!!!” teriak Keiko kakak Natsuki, dirinya hanya diam saja tak bisa bergerak dan meneteskan air mata. “onisan mau pergi ke sekolah” kata Keiko “tapikan oni ngak pakai seifuku milik onisan” kata Natsuki “ya iyalah onisan mau tamasya sayonara Natsuki” kata kakaknya sambil melambaikan tangannya DEG ‘oh tidak’ gumam Natsuki ketika ia tak bisa melambaikan tangannya. Setelah sosok kakaknya  tak terlihat di depan matanya baru dia bisa bergerak. “kumohon jangan” gumamnya sambil mengambil segelas air di dapur. Sayup sayup dia dapat mendengarkan suara tv yang menyala di ruang tengah.”…bus yang membawa rombongan dari Nagoya High School itu terjatuh dan terguling di jurang yang berkedalaman 60 meter tersebut menewaskan semua penumpangnya…” DEG jantung Natsuki berhenti berdetak “o onisan…”
“Natsuki kau ngak buat origami buat pertunjukan nanti?” Tanya Yuka “ah tentu saja” jawab Natsuki dengan senyumannya, ya satu satunya yang tersisa adalah temannya Yuka orang yang masih bisa membuatnya tersenyum. “oh ya nanti anterin aku ke stasiun ya!” “eh?” “iya Natsuki nanti kita kumpul di stasiun ya! Ada hal yang ingin kusampaikan” “baiklah” kata Natsuki sambil tersenyum. “ah aku terlambat” kata Natsuki sambil berlari dengan tergesah gesah menuju ke stasiun “Natsuki!” seru Yuka dari dalam kereta “Yuka!” Natsuki berlari menuju ke sana namun “Sayonara Natsuki aku akan ke luar kota sebentar lusa aku akan kembali!” teriak Yuka dari dalam kereta ‘jangan lagi’ gumam Natsuki ketika dia tak bisa bergerak. “jangan sedih terus Natsuki” kata Miho sambil memeluk Natsuki “jangan membuat Yuka menangis disana Natsuki jangan menangis nanti dia tak tenang” kata Mayuyu sambil menenangkan temannya tersebut. Sudah 4 hari sejak kecelakaan kereta yang merenggut nyawa Yuka dan sejak itu Natsuki nangis terus “kalau begitu ayo kita karaoke di aula sepulang sekolah biar kamu senang” kata Rie. Natsumi hanya manggut manggut. “yes!” Natsuki, Rie, Mayuyu, Yukirin, Miho sedang karaokean di dalam aula. “ah saatnya pulang” kata Rie sambil melipat tangannya, sekarang mereka ada di depan sekolah. “aku duluan” kata Natsuki sambil menyebrang jalan. Dia lalu berbalik “sayonara!” ucapnya lantang sambil melambaikan tangan kepada keempat temannya “NATSUKI!” teriak mereka namun naas dia tertabrak truk. Matanya masih bisa melihat sedikit  seorang gadis yang mirip dengannya tersenyum disampingnya “sayonara Natsuki” ucap gadis itu sambil berjalan pergi dari tempat itu.”natsuki!” seru teman temannya sambil memasang muka ceria “ah ada apa?” tanyanya “kau selamat!” kata Rie dengan wajahnya yang penuh airmata bahagia. ‘sejak itu sayonara tak melumpuhkanku’ gumamnya sambil melihat kedua orang tuanya yang sedang makan dimeja makan serta kakak laki lakinya yang sedang nonton bola di tv.

1 tahun kemudian  “peraih rangking satu se sekolah Sato Natsuki!” kata Sensei Miko “ah Arigatou gozaimazu” kata Natsuki sambil membungkan tubuhnya 90 derajat. “apakah ada yang ingin kau katakana?” Tanya pembawa acara “Sayonara Mina!” teriaknya. Dari hidungnya keluar darah cair dia lalu jatuh pingsan “Natsuki!” teriak teman temannya. “maaf tapi aku benar benar pergi” kata Natsuki sambil menutup matanya untuk terakhir kali. “sayonara Natsuki” kata Yuka dengan wajah penuh airmata.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

lirik lagu Blessing + terjemahan

pada awalnya aku sedikit bingung karna ada 13 bahasa maaf kalau ada yang salah. ini pakek google transelet nah langsung to the point, ini dia  lirik Blessing ~World Edition~ Lyrics: Blessings for your birthday Blessings for your everyday Saigo no ichi-byō made mae o muke Muitos rótulos vai receber e mesmo se tentar mudar O valor que vão dar a você ocupará esse lugar "Nascondi tutto ciò che sai in te, anche quello che non pensi mai" Quelle parole un tempo feci mie, e cercai di non lasciarle più Oh… It’s time to get up deungbul-eul kkeobeoligi jeon-e neo Oh… It’s time to get up balmit-eul han beon bichwobwa Kung susubukan mo lang na pagmasdang mabuti Saikō no mikata ga utsutterudesho? Det är det som visar att livet finns där Blessings for your birthday Blessings for your everyday Aunque el mundo se pueda acabar, disfrútalo Blessings for your birthday Blessings for your everyday Zhídào zuìhòu de yī miǎo wǒ yě huì táitóu xiàn...

Tentang Novel : Garis Waku by Fiersa Besari

  Judul : Garis Waktu Penulis : Fiersa Besari Penerbit : Media Kita Tahun terbit : 2016 Blurb : Pada sebuah garis waktu yng merangkak maju, akan ada saatnya kau bertemu dengan satu orang uang mengubah hidupmu untuk selamanya. Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan. Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau ingin melompat mundur pada tiitik - titik kenangan tertentu. Maka, iklaskan saja kalau begitu. Karena sesungguhny, yang lebih menyakitkan dari melepaskan sesuatu adalah berpegangan pada sesuatu yang menyakitimu secara perlahan. POV : Sudut pandang orang pertama Alur : Alur cerita maju Tema: sesuai dengan apa yang ada pada blurb, kita pasti bisa menebak bahwa cerita ini tentang cinta atau romansa, yang mungkin tidak bisa dibilang begitu manis. Konflik : Konfliknya tidak banyak melebar, fokus pada satu konflik yaitu hubungan antara 'aku' dan 'kamu' Keterangan dari penulis (yang berusaha u...

Sasame yuki terjemahan

 Terjemahan lagu Sasame Yuki Cahaya hujan salju ... Jika tidak ada yang akan bekerja untuk saya Lalu aku akan memegang tangan Anda erat Tidak ada yang bisa dilakukan jika saya menangis Mungkin Anda akan mengatakan sesuatu tentang hal itu Aku pura-pura menjadi sangat patuh Berbalik ke arah sudut jalan Jika air mataku terlihat, maka saya akan kehilangan Merenungkan diam-diam sendiri Anda pasti Akan mengejar saya Akan menelepon saya nama saya juga Tanpa melihat ke belakang, saya tunggu Tapi Anda membiarkan saya meninggalkan Cahaya hujan salju Robekan kesedihan menjadi potongan-potongan Angin bertiup utara Biarkan anak-anak menjadi lebih kuat dengan kesederhanaan Biarkan semuanya mencair di sini dengan Menyesali Karena kenangan selalu Jadi, begitu indah Sampai wajah dan rambut saya basah Dan aku lupa tentang menjadi dingin Salju Light Menyesali Sepertinya itu akan berhenti, tetapi tidak berhenti Seperti hujan yang hanya hujan setengah Cinta yang buruk yang membuat orang menyerah S...